Skip to main content

Ada Apa Dengan Lautan???

”Maka nikmat Tuhanmu yang mana lagi yang kamu ingkari? (Q.S. Ar-Rahman 55: 13)

Di harian Pikiran Rakyat 20 Februari 2003 ada artikel menarik tentang fungsi lautan yang lain, yakni sebagai baterai raksasa. Tulisan Nurhandoko ini menguraikan bahwa potensi laut Indonesia saja mampu memenuhi empat kali kebutuhan listrik dunia. Percobaan di laboratorium Kalasan, Yogyakarta, oleh sastroamidjojo M.Sc.E.Phd., menggunakan 2 liter air laut dari Parangtritis, dialirkan ke rangkaian Grafit (anoda) dan Zn (Katoda), ternyata mampu menghasilkan listrik bertegangan 1,6 volt. Kemudian volume air laut diperbesar jadi 400 liter lalu disirkulasikan ke dalam accu 12 volt sebagai pengganti air accu. Ternyata, tenaga listrik yang dihasilkan bisa menyalakan lampu mobil lebih terang dari accu biasa.


Air laut mengandung unsur NaCl yang tinggi dan oleh H2O diuraikan menjadi Na+ dan Cl. Dengan adanya partikel muatan bebas itu, ada arus listrik. Penelitian yang serupa dilakukan oleh para ilmuwan israel di Laut Mati dengan membuat membran yang membatasi air sungai Jordan yang tawar dengan Laut Mati yang asin berkadar garam sangat tinggi untuk menghasilkan tenaga listrik yang abadi.

”Dan Dia jadikan dua laut bertemu. Di antara keduanya ada batas yang tidak tertenbus." (Q.S. Ar-Rahman 55: 19-20)



Barangkali, batas itu adalah isyarat Allah untuk merangsang manusia meneliti dalam usahanya mencari sumber energi baru. Pendek kata, lautan adalah baterai raksasa yang menyimpan tenaga listrik tak terbatas. Volume air lautan seluruhnya yang lebih dari 1.307.323 kilometer kubik, bisa menghidupkan lampu di seluruh dunia dan mencukupi seluruh energi manusia. Sebetulnya, jika kita mau menafakuri Al Quran, kita pasti akan memperoleh isyarat untuk sumber enrgi alternatif. Dan lagi tak usah perang berebut ladang minyak...

Comments

  1. This is interesting. In addition, for fun, I think you would like life science cartoons on VADLO search engine.

    ReplyDelete

Post a Comment

Thank you!

Popular posts from this blog

Belajar dari Kota Minamata

Minamata, sebuah kota kecil yang membawa saya kembali pada ingatan masa lalu ketika mengenyam pendidikan sekolah dasar.

What is a Vacuum Headache?

When taking part in any activity involving a change in altitude, you will need to take precautions to prevent vacuum headaches. Whether you are flying or diving, a vacuum headache can quickly turn an enjoyable vacation or trip into a painful experience.

Menjadi Minoritas di Negeri Sakura

Saya benar-benar tidak pernah memikirkan hal ini, hingga saya pergi ke Jepang untuk menikmati research internship program dari IRCMS-Kumamoto University. Memijakkan kaki di negara yang mayoritas beragama Shinto dan Buddha, saya mendadak menjadi golongan minoritas karena saya beragama Islam.