Skip to main content

Earth Hour 2012

earth hour logo


Hundreds of millions of people, businesses and governments around the world unite each year to support the largest environmental event in history – Earth Hour.  

More than 5,200 cities and towns in 135 countries worldwide switched off their lights for Earth Hour 2011 alone, sending a powerful message for action on climate change. It also ushered in a new era with members going Beyond the Hour to commit to lasting action for the planet. Without a doubt, it’s shown how great things can be achieved when people come together for a common cause.


Where Earth Hour Began?

In 2007, WWF-Australia inspired Sydney-siders to show their support for climate change action in the first ever Earth Hour event. It showed that everyone, from children to CEOs and politicians, has the power to change the world they live in. In Sydney, Australia, 2.2 million individuals and more than 2,000 businesses turned their lights out for one hour to take a stand against climate change.

In 2008, the plan was to take Earth Hour to the rest of Australia. But then the City of Toronto, Canada, signed up and it wasn’t long before 35 countries and almost 400 cities and towns were part of the event. It said something compelling to the world: that the climate challenges facing our planet are so significant that change needs to be global.

With the invitation to ‘switch off’ extended to everyone, Earth Hour quickly became an annual global event. It’s scheduled on the last Saturday of every March – closely coinciding with the equinox to ensure most cities are in darkness as it rolled out around the Earth.

In 2011, Earth Hour saw hundreds of millions of people across 135 countries switch off for an hour. But it also marked the start of something new – going Beyond the Hour to commit to lasting action on climate change. And with the power of social networks behind the Earth Hour message, we hope to attract even more participation so we can build a truly global community committed to creating a more sustainable planet.





Comments

Post a Comment

Thank you!

Popular posts from this blog

Adakah Kota 'Ad Dan Iram Sebenarnya???

A l-Qur'an mengisahkan sekian banyak peristiwa masa lampau. Harus diakui bahwa sebagian dari kisah-kisahnya tidak atau belum dapat dibuktikan kebenarannya hingga kini, tetapi sebagian lainnya telah terbukti, antara lain melalui penelitian arkeologi. Kendati terdapat sekian banyak kisahnya yang belum terbukti, namun tidaklah wajar menolak kisah-kisah lain tersebut hanya dengan alasan bahwa kisah itu belum terbukti. Karena apa yang belum terbukti kebenarannya juga belum terbukti kekeliruannya. Sungguh mengherankan misalnya jika ada ynag menolak kebenaran suatu kisah hanya karena membaca atau mendengar rincian kisah yang aneh atau sulit diterima akal. Kalau Al-Qur'an misalnya menginformasikan bahwa suatu negeri dihancurkan Tuhan dengan gempa atau angin ribut karena penduduknya durhaka terhadap nabi yang diutus Tuhan kepada masyarakatnya, maka serta merta kisah kehancuran tersebut mereka tolak, sambil menolak keberadaan kota yang diceritakan oleh Al-Qur'an. Mereka tida...

Bioteknologi Modern

S eiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan, para ahli teknlogi mulai mengembangkan bioteknologi dengan memanfaatkan prinsip ilmiah melalui penelitian dan berupaya menghasilkan produk secara efektif dan efisien. Bioteknologi tidak hanya di manfaatkan dalam industri makanan, tetapi telah mencakup berbagai bidang seperti rekayasa genetika, penanganan polusi, penciptaan sumber energi dan lainnya. Dengan adanya penelitian serta perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, maka bioteknologi makin besar manfaatnya untuk masa yang akan datang. Berikut beberapa penerapan bioteknologi yang akan di bahas: A. Rekayasa Genetika Rekayasa genetika merupakan suatu cara memanipulasikan gen untuk menghasilkan mahluk hidup baru dengan sifat yang diinginkan. Rekayasa genetika disebut juga pencakokan gen atau rekombinasi DNA. Dalam rekayasa genetika digunakan DNA untuk menggabungkan sifat mahluk hidup. Hal itu karena DNA dari setiap mahluk hidup mempunyai struktur yang sama, sehingga dapat direkom...

Working Abroad as a Research Scientist Intern in Kumamoto - Japan

Have you ever thought, while you are still in high school, about working as a research scientist intern abroad and traveling at the same time?